36 JUTA RAKYAT NGANGGUR !!!
14 Mei 2009 · Komentar Dimatikan
Komentar DimatikanKategori: Uncategorized
Salam Revolusi dan Pergerakan Islam
1 April 2009 · & Komentar

- Aksi BEM HAMFARA
Akhirnya setelah sekian lama menghilang dari dunia pergerakan, kini kami hadir dengan menghimpun kekuatan dan semangat revolusi. Dengan semangat dan visi baru, pembaca akan dihadirkan berita – berita terhangat dan dikupas dengan tajam dan bahasa yang lugas yang mudah dipahami. Lembaga Pers Mahasiswa, kelak akan menjadi wadah bagi para aktivis pergerakan guna menggali bakat para mahasiswa dan diharapkan mampu menyampaikan segala sesuatu yang ada dalam benak pikiran rekan-rekan mahasiswa dan tidak hanya diakalangan mahasiswa akan tetapi masyarakat luas.
→ 3 CommentsKategori: Uncategorized
AFLAT
17 Januari 2010 · Tinggalkan sebuah Komentar
HAMFARA,(13/01/10). HAMFARA, kampus yang tak perah sepi dari kegiatan,selaku menghadirkan gebrakan-gebrakan yang luar biasa. Hari Ahad kemarin (10/01/10), di adakan Agenda AFLAT ( Amazing Flast Arabic Training) yang merupakan agenda follow up dari agenda sebulan bersama AFLAT Nasional di Ma’had ATTAMAAM Pekanbaru pada bulan Ramadhan yang lalu, ketika itu Jogja mengirimkan dua orang delegasi Muhajirin dan M Saifurrahman dari STEI HAMFARA.
Acara yang berlangsung cukup meriah ini dihadiri mahasiswa dan mahasiswi STEI Hamfara dan dari luar Hamfara.
Agenda yang di isi langsung oleh trainer ARABIC MOTIVATOR Ust. Zamrani Ahmad dari Pekanbaru mendapat respon positif dari para peserta taraining, berkut kami kutipkan beberapa komentar:
“Meskipun sudah hampir 2,5 tahun saya belajar bahasa arab tapi ternyata semua serasa masih terpencar bagaikan kerangka tubuh yang tercecer kemana-mana. Bahkan serasa ada bagian kerangka yagn belum lengkap. Syukran yaa ustadz. Meskipun training ini serasa singkat tapi telah berhasil membantu saya mengkerangkakan tulang-tulang yang tercecer menjadi kerangka yang utuh.”
(Netty Tigawati)
“Subhanallah luar biasa bahasa arab benar-benar bahasa yang cantik, jenius hingga membuat siapapun yang mendengar terpukau dan terpikat untuk mempelajari mengamalkan dan menyebar luaskannya. Terlebih lagi kita melihat dengan mata kepala sendiri, mendengar dan menyaksikan betapa mudah , indah dan menariknya bahasa arab untuk dijadikan bahasa pengantar komunikasi.”
(Nur latifah Umi Oktafiani)
“LUAR BIASA…!!!! saya menemukan kembali ghirah/motivasi semangat belajar bahasa arab kembali, saya menemukan TIPS-TIPS yang memudahkan belajar bahasa arab dengan methode yang menyenangkan it’s fun.”
(Pramana Octofrezi)
MUMTAZ …..!!!!! ALLAHU AKBAR…….!!!!
“Saya merasa senang bisa mengikuti training hari ini, karena saya bisa mengerti bagaimana cara cepat belajar bahasa arab dan akan selalu melekat di otak.”
( Indirana Wilujeng)
“Saya akan sangat kecewa jika tidak ikut acara training ini saya orang yang paling benci jika disuruh menghafal karena saya sangat kesulitan menghafal mufrodat, tapi setelah ikut acara ini, saya bisa merasakan betapa pentingnya bahasa arab mengingat bahwa daulah pasti akan segera berdiri.”
( Gilang Faraziyah)
SUBHANALLAH ….!!!!
LUAR BIASA…….!!!!
ALLAHU AKBAR…..!!!!
“Acara ini benar-benar mengubah presepsi saya selama ini. Yang menganggap bahasa arab itu susah, ternyata setelah mengikuti acara ini, saya menjadi legi termotivasi untuk terus belajar bahasa arab, karena belajar bahasa arab itu MUDAH……..!!” ( Rahayu)
“SUBHANALLAH…LUAR BIASA…Semakin tertantang untuk bisa mengaplikasikan bahasa arab menjadi semakin cinta dengan bahasa arab.”
( Ayu Puspita Sari)
DAHSYAT……..!!! LUAR BIASA……!!!!
“Training slow tapi memukau….
Saya tidak menyangka ternyata bahasa arab bisa sebegitu mudah.” (Latifah )
“MULAI DETIK INI HARUS BERAZAM untuk bisa lencar bahasa arab, terlebih lagi menjadi pakar EKIS (Ekonomi Islam) sangat membutuhkan untuk mahir bahasa arab. Yang terpenting
AKSI DAN TIQOMAH PASTI BISA……..!!” (Wulan )
Subhanallah…….
RUAR BIASA …….
ALLAHU AKBAR…..
“Acara /momen ini yang saya tunggu-tunggu….
Semangat dan apresiasi positif dalam acara ini sangat Luar biasa!! Sehingga mampu menggetarkan hati saya untuk senantiasa maju dalam mempelajari bahasa arab ini…”
( Siti Aminah)
Begitulah sekelumit komentar yang peserta training AFLAT diakhir sesi sebelum penutupan pada jam 17.00. Agenda yang di isi oleh trainer ARABIC MOTIVATOR Ust. Zamrani Ahmad Putra bugis yang saat ini tinggal di Pekanbaru dan berencana tinggal di Bogor bulan depan.
Agenda yang dilaksanakan di kampus 2 STEI Hamfara ahad (10/01/2010), ini di ikuti sekitar 100 peserta dari mahasiswa dan mahasiwi hamfara, dosen dari luar serta mahsiswa-mahasiwa di lingkungan sekitar Hamfara.
Training ini telah memberikan inspirasi dan presepsi baru pada diri peserta terhadap bahasa arab, karena mereka benar-benar dihadapkan dengan bukti kongkrit akan mudahnya berbahasa arab, salah satunya dengan dihadirkan 3 orang remaja santri Taruna Al-quran asli putra Daerah Riau Urwah dan Diyaur Rahman keduanya putra dari ust. Safrialdi merupakan keluarga orang Indonesia yang bahasa keseharian keluarga ini adalah bahasa arab.
Urwah dan saudara-saudaranya dikenalkan bahasa arab oleh orang tuanya sejak bayi, bahkan menurut pengakuan orang tuanya mereka mulai belajar bahasa indonesia ketika menginjak masuk SD. Tatkala mereka mendapatkan kosa-kata yang tidak diketahuinya mereka langsung menanyakan kepada orang tuanya ketika bertemu dirumah. Urwah dan saudara-saudaranya tidak pernah mendapatkan kursus bahasa arab, yang ia dapatkan adalah cambukan ketika mereka berusaha berbicara dengan bahasa indonesia, kecuali berbicara dengan teman mereka.(x-pang)
→ Tinggalkan KomentarKategori: Uncategorized
Zionis, Teroris Rasis Super Narsis!
31 Juli 2009 · Komentar Dimatikan
“Barangsiapa yang meninggalkan jihad karena benci padanya, pastilah Allah pakaikan kepadanya baju kehinaan”. (Ali bin Abi Thalib). Peperangan di Gaza yang memakan waktu 23 hari itu udah mulai mereda. Kata berita sih lagi gencatan senjata. Lebih dari 1300 warga Palestina tewas dan 5.450 korban luka-luka. Sementara kerugian fisik terlihat jelas di daerah Jalur Gaza yang porak poranda bak diterjang badai tsunami. Badan survei independen memperkirakan kerugian akibat tiga minggu serangan Israel di Gaza mencapai US$ 2 miliar. Aset-aset yang hancur termasuk 4.100 rumah 1.500 pabrik, 20 masjid, 31 kompleks keamanan serta 10 jalur pengairan. (Sinarharapan.co.id, 20/01/09).
Sialnya, Israel masih menutup pintu perbatasan. Otomatis suplai bahan bangunan, tenaga medis, obat-obatan, maupun makanan jadi tersendat-sendat. Padahal banyak bangunan yang harus direnovasi untuk kebaikan warga. Banyak pasien yang memerlukan pengobatan. Tapi emang Israel nggak punya belas kasihan. Mereka tetep aja memblokade hubungan warga dengan warga luar Palestina. Tega bener!
Antara Yahudi Dan Zionis
Mata masyarakat dunia terbuka lebar. Semuanya nyadar kalo berita kebrutalan Israel di tanah Palestina bukan rekayasa media massa Islam. Tapi emang kenyataan yang sering ditutupi oleh media massa internasional yang dikuasai orang-orang Yahudi. Wajar kalo buntutnya melahirkan sentimen anti zionis dan Yahudi. Tapi kayanya nggak etis kalo kita memukul rata semua Yahudi itu sama dengan Israel. Kalo berani, jangan pukul rata tapi pukul tuh zionis. Itu baru mak nyoss!
Biar kita nggak salah kaprah, ada baiknya kita tau seluk-beluk Yahudi sebagai agama, sebuah bangsa, keturunan, atau gerakan politik sebelum mengumbar kebencian. Sebagai sebuah agama, Yahudi termasuk agama Samawi seperti halnya Islam dan Nasrani yang diturunkan Allah swt untuk umat manusia. Sebagai sebuah bangsa, Yahudi nggak jauh beda dengan suku bangsa di negeri kita. Seperti suku sunda, suku jawa, suku batak, de el el yang punya ciri khas secara fisik maupun budaya. Sebagai keturunan, anak cucu Yahudi berkembang biak di belahan dunia sampe pojok-pojoknya. Karena Yahudi udah ada dari dulu.
Kalo Yahudi sebagai gerakan politik zionisme, ini yang perlu diwaspadai. Zionisme berasal dari kata ‘zion’, nama salah satu bukit di Yerussalem/Palestina. Adalah Theodorl Hertzl yang pertama kali menggagas gerakan zionis. Tokoh Yahudi Hungaria dan jurnalis sebuah media berpengaruh di Wina (Austria) ini bikin buku yang judulnya “Der Judenstaat” alias “Negara Yahudi”. Buku ini ngomporin orang-orang Yahudi yang kebeneran saat itu lagi dimusuhin ama orang Eropa untuk mendirikan sebuah negara. Hasilnya, digelar deh tuh kongres pertama Zionisme di Basel Swiss tahun 1897 sebagai upaya mewujudkan impian mereka untuk memiliki sebuah negara.
Singkat kata, Negara Israel berdiri tanggal 14 Mei 1948 setelah diproklamasikan oleh David Ben Gurion di bawah foto besar Theodore Hertzl. Sejak saat itu, sepak terjang Zionis di Palestina makin jor-joran demi menjaga eksistensi negaranya. Perlahan namun pasti, mereka melebarkan wilayah negaranya. Yang awalnya cuman secuprit, kini jadi seribu kali cuprit dengan mengusir tuan rumah penduduk asli Palestina. Padahal awalnya mereka adalah tamu, kok bisa-bisanya tamu ngusir tuan rumah. Bener-bener tamu gak tahu malu!
Nah, pren moga jelas ya sekarang kalo tidak semua Yahudi itu zionis. Tapi zionis pasti orang Yahudi. Kita boleh benci bin sewot dengan zionis, tapi dengan penganut agama atau keturunan Yahudi, entar dulu. Jangan keburu nepsong. Tetep kita hormati selama mereka nggak menginjak-injak harga diri kita sebagai muslim. Sepeti yang Rasul ajarkan pada umatnya. Tapi kalo mereka bertingkah seperti halnya zionis di Palestina, kita sambut dengan kumandang jihad. Allahu akba
Sepak terjang Zionis
Setelah negara Israel berdiri, kaum zionis banting tulang biar negaranya tetep eksis. Mereka gencar nyusun kekuatan untuk menghadapi kecaman dunia atas tingkah polah mereka yang nggak tahu malu di bumi Palestina.
Kekuatan pertama mereka adalah media massa. Theodore Herzl (peletak dasar gerakan zionis internasional) dalam konferensi di Swiss,1987 pernah bilang: “Kita akan berhasil mendirikan pemerintah Israel dengan memanfaatkan dan menguasai fasilitas propaganda dan media massa dunia. Pernyataan ini juga dikuatkan oleh seorang rabi Yahudi Rashoron (1986) dalam suatu khutbahnya di kota Braga. “Jika emas merupakan kekuatan pertama kita untuk mendominasi dunia, maka dunia jurnalistik merupakan kekuatan kedua bagi kita”.
Nggak heran kalo banyak orang Yahudi yang menguasai sumber berita dunia. Coba tengok, pendiri kantor berita terbesar di dunia adalah Julius Reuter. Seorang Yahudi yang lahir pada tahun 1816. Di Perancis, seorang Yahudi warga Havas mendirikan kantor berita Havas pada tahun 1835 yang kemudian berubah menjadi kantor berita resmi Perancis. Di Inggris, majalah terbesar The Times pertama kali terbit pada tahun 1788 melalui prakarsa Rochild, warga Yahudi Inggris. Di Amerika Serikat, separoh dari 1700 distributor media massa, secara mutlak, dikuasai oleh Yahudi.
Dengan menguasai media, zionis bebas ngotak-ngatik fakta dan opini sesuai keinginannya sebelum nongol di layar kaca dalam siaran berita atau di media cetak. Peran media massa sebagai agent of change dipake zionis untuk brain washing alias pencucian otak. Biar masyarakat melihat, mendengar, dan berpendapat sesuai harapan zionis. Inilah wujud nyata agenda zionis yang tertuang dalam Protokol (ke-12: “Media massa harus berada di bawah pengaruh kita”
Kekuatan kedua yang dimiliki Zionis adalah lobi politik. Nggak diragukan lagi kalo kepiawaian lobi politik orang zionis sukses menempatkan mereka sebagai sekutu utama negara adidaya. Dua organisasi Zionis Yahudi yang sangat menentukan sikap politik luar negeri AS adalah JINSA (Jews Institute for National Security Affairs) dan CSP (Centre for Security Policy) yang dekat dengan CPD (Committee on The Present Danger). Nggak heran kalo AS mati-matian membela kepentingan Israel. Apalagi AS punya hak veto sebagai anggota dewan keamanan di PBB. Jadi dengan seenaknya bisa mementahkan setiap resolusi PBB yang dianggap merugikan Israel.
Kemesraan AS dan Israel terus terjalin meski presidannya udah gonta-ganti. Nggak heran kalo kini, Obama juga ngikutin tradisi politik AS yang tunduk kepada Yahudi. New York Sun Editorial (January 9, 2008) mengungkap bagaimana sikap Obama terhadap Israel. “saya memiliki komitmen yang jelas dan kuat atas keamanan Israel sekutu terkuat kita di wilayah itu dan satu-satunya di wilayah itu negara dengan demokrasi yang mapan. Dan itu akan menjadi titik awal saya”, ujarnya.
Padahal dulu, Benjamin Franklin, pernah ngingetin bahayanya Yahudi dalam konferensi penyusunan konstitusi Amerika pada tahun 1789 M: “Ketahuilah, di sana terdapat bahaya besar yang mengancam Amerika Serikat, dan itu adalah bahaya Yahudi. Di mana pun mereka berada selalu menimbulkan kehancuran terhadap moralitas dasar yang luhur dan merendahkan tingkat kepercayaan perdagangan. Mereka adalah para penumpah darah dan perampas harta. Sunguh, aku mengingatkan kalian wahai para pemuka bangsa Amerika, jika kalian tidak mengusir Yahudi secara tuntas, maka anak-anak dan cucu kalian akan melaknat kalian di atas kuburan kalian.”
Pren, itulah dua kekuatan utama zionis yang menopang sepak terjang mereka di Palestina. Jadi nggak usah heran bin bengong plus bete kalo perilaku Israel kian arogan. Karena dibelakangnya, ada AS yang menjadi sabuk pengaman Zionis. Makanya Israel juga dikenal sebagai Amerika kecil dan Amerika sebagai Israel besar. Jadi, waspadalah!
Kikis Habis Zionis
Selama nggak ada perlawanan fisik yang seimbang dari negara-negara di Timur Tengah, Israel bakal tetep menjadikan warga Palestina sebagai sasaran tembak. talmud sebagai kitab suci kaum zionis mendoktrin tentara militer Israel untuk memerangi orang-orang non Yahudi. Coba simak ayat-ayat Talmud berikut ini:
“Semua anak keturunan Ghoyim (non Yahudi) sama dengan binatang” (Yebamoth 98a)
“Seorang Ghoyim yang berbaik pada Yahudi pun harus dibunuh, ” (Soferim 15, Kaidah 10)
“Orang Yahudi adalah orang-orang yang shalih dan baik di mana pun mereka berada. Sekali pun mereka juga melakuan dosa, namun dosa itu tidak mengotori ketinggian kedudukan mereka, ” (Sanhedrin, 58b)
“Hanya orang Yahudi satu-satunya manusia yang harus dihormati oleh siapa pun dan oleh apa pun di muka bumi ini. Segalanya harus tunduk dan menjadi pelayan setia, terutama binatang-binatang yang berwujud manusia, yakni Ghoyim, ” (Chagigah 15b)
Nah pren, kebayang dong gimana potret dunia di masa depan kalo zionis sang teroris rasis super narsis itu terus dibiarkan merajalela. Masuk akal kalo masyarakat Eropa pernah mengusir bangsa Yahudi setelah mengetahui niat busuk mereka yang tertuang dalam protokol zionis. Allah swt juga ngingetin kita untuk waspada dengan orang Yahudi, terutama zionis. Firman-Nya:
وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
Dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan (QS al-Maidah [5]: 64).
لَتَجِدَنَّ أَشَدَّ النَّاسِ عَدَاوَةً لِلَّذِينَ آَمَنُوا الْيَهُودَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا
Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. (QS al-Maidah [5]: 82).
Untuk mengikis zionis nggak cukup mengajak mereka duduk bareng dalam satu meja perundingan. Soalnya bahasa yang dipahami oleh zionis cuman perang, bukan perjanjian gencatan senjata. Untuk memerangi zionispun nggak bisa cuman ngandelin HAMAS, Hizbullah, atau pejuang Palestina. Lantaran Amerika sang adidaya yang jadi bekingnya nggak akan tinggal diam. Jadi mesti dilawan dengan kekuatan yang seimbang. Kekuatan yang menyatukan seluruh negeri-negeri Islam di seluruh dunia yang kini tengah terpecah-belah. Itulah kekuatan negara islam, khilafah Islamiyah.
Seperti kekuatan yang ditunjukkan Rasul saw ketika memerangi Bani Qainuqa, Bani Nadhir, dan Bani Quraizhah. Tiga suku Yahudi yang mengkhianati perjanjian damai dengan umat Islam. Makanya pren, ayo kita sama-sama berjuang demi tegaknya khilafah islamiyah di muka bumi ini. Cuman Khilafah yang bisa mengikis zionis sampe ke akar-akarnya dan melindungi umat dari musuh-musuh Islam. Yuk ah
Komentar DimatikanKategori: Uncategorized
Kuliah Gratis
1 April 2009 · & Komentar
Inspirasi Besar STEI HAMFARA
Kondisi perekonomian domestikmaupun internasional mutakhir menuntut kita untuk mencermatinya secara serius dengan sudut pandang yang khusus. Perekonomian yang dengan paradigm kapitalistik dan sosialistik ternyata gagal membawa kesejahteraan sebagaimana yang dicita-citakan. Pada akhirnya, ketimpangan tatanan ekonomi dunia memaksa berbagai kalangan menengok system ekonomi alternatif, yakni sistem ekonomi Islam.
Sistem ekonomi Islam secara konseptual telah banyak dibahas dalam kajian fiqih muamalah klasik oleh banyak ulama dan cendekiawan muslim terdahulu. Dewasa ini, kajian ekonomi Islam sebagai sebuah alternatif pemecahan problematika kesejahteraan dirasakan besar. Hal ini dibuktikan dengan maraknya kajian kajian tentang sistem ekonomi Islam baik dalam lembaga formal maupun non formal. Baca terus →
→ 4 CommentsKategori: Kampus
Ditandai: kuliah gratis, STEI Hamfara
MASIHKAH PERUBAHAN ITU DIBUTUHKAN
13 Maret 2009 · Komentar Dimatikan
By : Zack
Kenapa banyak orang yang meneriakkan perubahan, bisa dikatakan hampir semua orangpun ingin meneriakkan perubahan. Siapasih yang gak mau adanya perubahan.setiap saat dimana kita berkesempatan membuka mata , selalu saja disuguhkan dengan slogan-slogan yang bertemakan perubahan, sembari dibubuhi dengan janji-janji dan senyuman yang memukau bak seorang pahlawan yang dinanti-nantikan. Baca terus →
Komentar DimatikanKategori: Uncategorized
Ditandai: Artikel
Jihad adalah kebutuhan
9 Maret 2009 · Komentar Dimatikan
Ustad Panji Kuncoro (P6) alumnus pondok pesantren al-Islam Lamongan, memberikan materi Fiqih Jihad kepada lebih dari 25 mahasiswa di ruang 2, ahad (1/3), pukul 08.00 wib. Diadakannya acara tersebut merupakan bagian dari agenda syiar Lembaga Dakwah Mahasiswa Jamaah Robbani, kata ketua LDM kukus kustiana (P6), alasan membahas materi tersebut karena yang pertama, selama ini belum ada (khususnya di STEI Hamfara) yang membahas materi fiqh jihad. Kedua, selama ini makna jihad hanya diartikan secara bahasa, yaitu bersungguh-sungguh, tapi jarang sekali yang membahas makna syari’-nya yatu berperang di jalan Allah. acara ini juga bertujuan tujuan, paling tidak kita bisa mengingat kembali hadits yang intinya berbunyi “barang siapa mati sedang dia tidak pernah berjihad atau tidak pernah terbersit dalam hatinya keinginan untuk berjihad, maka matinya berada dalam cabang kemunafikan” lanjut kukus. (hq)
Komentar DimatikanKategori: Reportase
KnKIE (Kuliah Non Kurikuler Islamic Entrepreneur)
5 Maret 2009 · Komentar Dimatikan

Jadilah calon Islamic Entrepreneur yang aktif, salah satu tema Kuliah Non Kurikuler Islamic Entrepreneur (KnKIE) yang diberikan Dwi suwiknyo, SEI, MSi, penulis buku How To Manage My Money, di R 2 STEI Hamfara, rabu sore (4/3). Progam perkuliahan yang dilaksanakan setiap hari Rabu sore tersebut, ternyata diminati para mahasiswa, dengan bertambahnya jumlah mahasiswa yang hadir pada pertemuan kedua, kata Direktur progam KnKIE, Priyo Agung (M6). Pada pertemuan perdana kuliah gratis KnKIE sekaligus peresmiannya rabu (25/2) yang diisi oleh Bapak Taufik Hidayat. SEI, mahasiswa yang hadir tidak lebih dari 50 orang, sedangkan pertemuan kedua ini lebih dari 80 orang. “Ide KNKEI yang sebenarnya muncul pada bulan agustus yang lalu namun baru dapat dilaksanakan bulan februari kemarin, merupakan langkah untuk memaksimalkan potensi bisnis mahasiswa hamfara yang berada di asrama,”lanjut Priyo. Harapannya mahasiswa mendapat ilmu, inspirasi dan semangat dari para narasumber yang masih muda dengan nilai lebih dan prestasi yang dimiliki,”tegas Priyo” (hq)
Komentar DimatikanKategori: Reportase
Silaturrahmi dan Stadium General Membangun Tradisi Keilmuan
5 Maret 2009 · Komentar Dimatikan
Hari ahad (1/3) malam hari, DR. Hamid Fahmi Zarkasji pimpinan redaksi jurnal Islamia dan rombongan peserta kader ulama (PKU) Center For Islamic and Occidental Study, Institut Studi Islam Darussalam (CIOS ISID) Gontor silaturrahmi ke kampus STEI Hamfara. Setibanya di Hamfara, Dr. Fahmi dan rombongan makan malam bersama di Ruang 4 lantai satu dan dilanjutkan Stadium General di ruang 2. Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda dakwah beliau di Yogyakarta yang pagi harinya Dr. Fahmi dan PKU mengadakan Workshop Pemikiran Islam di UIN Yogyakarta selama dua hari. Stadium General dengan tema membangun tradisi keilmuan agenda mengembalikan kejayaan Islam yang dimotori oleh Pusat Studi Ekonomi Islam (PSEI) STEI Hamfara memberikan daya tarik kepada mahasiswa. Sehingga ruangan dan tempat duduk yang tidak cukup menampung, hingga ada yang rela berdiri. Tapi suasana yang ramai tersebut tak mengurangi kekritisan para mahasiswa dalam memberikan pertanyaan kepada pembicara. (hq)
Komentar DimatikanKategori: Reportase
Laporan Pertanggung Jawaban, Pendewasaan BEM
5 Maret 2009 · Komentar Dimatikan
Sabtu (28/2), 1 tahun progam
kerja BEM dipertanggung jawabkan, acara bertempat di Ruang 2 yang dihadiri tak lebih dari 40 orang tersebut, menandai berakhirnya masa jabatan Periode BEM 2008-2009. Sejak pukul 14.00 siang, Diawali pemberian materi oleh Bapak Dwi Condro Triono (Puket III, bidang kemahasiswaan), kemudian diteruskan pertanggungjawaban oleh ketua BEM, kepala Departeman dan Dirjen hingga pukul 21.30 WIB. BEM yang masih 1 tahun menggeliat dengan jumlah pengurus 50 orang di awal periode dan tersisa 42 orang , ibaratkan biji yang baru tumbuh, banyak yang perlu diperbaiki, untuk mencapai sebuah tujuan, kita tidak bisa langsung mencapai tujuan tersebut, biji berubah menjadi kecambah, pelan-pelan tumbuhlah tangkai, kemudian tumbuh lagi daun semakin lebat dan lebat, nah itulah yang dinamakan proses pendewasaan. Kata Marwandi (M6) sebagai dirjen pengembangan jaringan. Berikut Ketua BEM Priyo Agung (M6) dalam closing statement,” perjuangan ini perlu dilanjutkan, evaluasi ini sebagai bahan bakar periode kedepannya dan saya ucapkan terima kasih serta rasa syukur kepada kepercayaan teman-teman semua, karena BEM adalah bukan milik kita saja para pengurus, tapi milik mahasiswa semua dan kampus tercinta” kemudian diakhiri dengan doa bersama dipimpin Ust. Supriyadi (M6).(hq)
Komentar DimatikanKategori: Reportase




